Musyawarah Ambalan KH. Ahmad Dahlan Gudep 05.043–05.044

Musyawarah Ambalan KH. Ahmad Dahlan Gudep 05.043–05.044

Long Ikis - Musyawarah Ambalan (Mubal) KH. Ahmad Dahlan Gudep 05.043–05.044 dilaksanakan pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Long Ikis, Kabupaten Paser. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh seluruh Pramuka Penegak Ambalan KH. Ahmad Dahlan sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat Ambalan.

Musyawarah Ambalan diselenggarakan dengan tujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan, menyusun rencana kegiatan ke depan, memilih Dewan Ambalan masa bakti selanjutnya, mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus, serta menetapkan berbagai keputusan strategis secara demokratis. Melalui forum ini, diharapkan Ambalan KH. Ahmad Dahlan dapat terus berkembang secara tertib, terarah, dan berkelanjutan.

Sebagai forum musyawarah tertinggi di Ambalan, Mubal menjadi wadah bagi seluruh anggota untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, serta menentukan arah organisasi ke depan. Seluruh peserta secara aktif terlibat dalam proses evaluasi program kerja, pembahasan rencana baru, hingga pengambilan keputusan bersama yang mengedepankan nilai musyawarah dan kebersamaan.

Dalam Musyawarah Ambalan ini, Pradana masa bakti 2025–2026 kembali dipercayakan kepada Kak Khaura Thalita Umrotussita dan Kak Alif Ibdal Wahdana, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Pradana pada masa bakti 2024–2025. Pada akhir periode sebelumnya, keduanya telah menyerahkan bendera besar Ambalan sebagai simbol berakhirnya masa pengabdian. Namun, melalui musyawarah dan kepercayaan penuh dari anggota, Kak Khaura dan Kak Alif kembali terpilih untuk melanjutkan kepemimpinan Ambalan pada periode berikutnya.

Struktur kepengurusan Dewan Ambalan masa bakti 2025–2026 turut dilengkapi dengan penetapan Pemangku Adat, yaitu Kak April dan Kak Rizal, yang bertugas menjaga nilai, adat, dan tradisi Ambalan. Posisi Hartaka dipercayakan kepada Kak Elin dan Kak Alimin sebagai pengelola administrasi dan keuangan organisasi, sedangkan tugas Kerani diamanahkan kepada Kak Aisah dan Kak Enggar yang berperan dalam pencatatan, pengarsipan, serta pengelolaan informasi kegiatan Ambalan.

Selain agenda organisasi, Dewan Ambalan bersama para Pembina juga memberikan apresiasi berupa Bintang Tahunan kepada anggota yang dinilai aktif, disiplin, dan konsisten mengamalkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, loyalitas, dan keteladanan anggota selama satu tahun kegiatan.

Pelaksanaan Musyawarah Ambalan KH. Ahmad Dahlan Gudep 05.043–05.044 ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan dalam kepramukaan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab, keteladanan, dan pengabdian. Dengan semangat musyawarah, kebersamaan, dan komitmen yang kuat, diharapkan Ambalan KH. Ahmad Dahlan terus melahirkan kader-kader pemimpin yang berkarakter, disiplin, dan siap mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sumber: Kak KhauraPramuka Ambalan Ahmad Dahlan

(MIH)

Related Posts

Comments are disabled for this post.